Hari
ke-2 (Selasa, 08 Oktober 2013) kelurahan Loji, Bogor.
Pada hari ke 2 observasi tanggal 8 oktober 2013, kami melakukan
penelusuran pada daerah lingkungan Rw 01 yakni di kediaman bapak Anwar Nur
selaku Ketua Rw 01 kelurahan Loji, Bogor. Pada hari kedua observasi ini kami
tidak menghimpun banyak informasi, karena informasi yang didapatkan pada Rw 01
ini banyak kegiatan yang sudah tidak berjalan cenderung vakum, berikut adalah
hasl dari penelusuran informasi yang kami dapatkan.
Kegiatan kegiatan Rw 01 dengan
pemerintah
1.
Kegiatan program beras raskin
Dari program yang ada di lingkungan Rw 01 ini yang berjalan cenderung
program bantuan yang diberikan dari pemerintah salah satunya adalah program
beras raskin. Menurut bapak Anwar Nur ini, program kegiatan beras raskin yang
ada dilingkungannya kondusif, dalam arti program beras raskin ini masih rutin
dijalankan karena terkait tuntutan masyarakatnya, namun, memang diakui banyak
sekali kekurangan dalam hal teknis nya, seperti hal hal kecil “siapa yang akan
menjemput beras” ”siapa yang akan mendata warganya”, “siapa yang mengakomodir
transportasi untuk berkeliling menjemput beras”. Dan Itu semua dilakukan semua
oleh ketua Rw 01. Walau ada tenaga yang terpakai dari warganya, itu semua
dilakukan karena warganya masih mengharapkan imbalan dari tenaganya, padahal
disisi lain hal itu semua dari warga untuk warga “by people for people”. Namun inilah
kecendrungan yang masih ada dilingkungan Rw 01, belum adanya kesadaran untuk
saling gotong royong dan tenggang rasa untuk sesama.
2.
Kegiatan program BLSM
Program kedua yang pernah dilaksanakan di lingkungan Rw 01 yang
lainnya terkait dengan bantuan pemerintah adalah Bantuan Langsung Tunai (BLT)
yang sekarang disebut BLSM. Pada tingkat pelaksanaannya, program BLSM dilingkungan
Rw 01 ini banyak sekali tuntutan dari warganya cenderung kecemburuan sosial, menurut
beliau karena dilingkungannya cenderung yang masih menengah kebawah, dan banyak
warganya masih mengharapkan bantuan dari pemerintah. sedangkan yang mendapatkan
bantuan BLSM ini kurang dari setengah warga yang wajib diberikan bantuan, ini
dikarenakan program program bantuan yang diberikan dari pemerintah sekarang ini
tidak serta merta ikut dilibatkan para pejabat dilingkungan masyarakat seperti
keluarahan, Rt, maupun Rw. Jadi tidak ada data pasti siapa saja yang menerima
bantuan tersebut, namun realitanya dilapangan warga selalu menuntut para pejabat Rt dan Rw untuk
bertindak adil dalam memberikan bantuan, disisi lain, pejabat seperti Rt dan Rw
sejujurnya kurang mengetahui data data siapa yang menerima bantuan karena tidak
adanya konfirmasi dari pihak pelaksana program pemerintah.
Itulah beberapa
program kegiatan dilingkungan Rw 01 terkait dengan bantuan pemerintah. Memang dari
informasi yang kami dapat, secara teknis program program tersebut berjalan
dengan semestinya namun pada realita dilapangan banyak sekali keluhan dan
kekurangan dalam tata pelaksanaannya. Selain program
kegiatan yang terkait dengan bantuan pemerintah, pada lingkungan Rw 01 ini juga
mempunyai bidang kegiatan masyarakat lainnya yang pernah dijalankan, mengapa
kami katakana pernah?, karena dilingkungan Rw 01 ini kegiatan kegiatan yang
bersifat gotong royong sudah jarang sekali dilakukan, karena belum adanya
program kegiatan masyarakat yang terstruktur atau terencana. Berikut adalah
informasi yang kami rangkum dalam hal kegiatan masyarakat di lingkungan Rw 01
- . Kegiatan masyarakat yang dilakukan pada hari hari besar
Di lingkungan
Rw 01 ini, kegiatan kegiatan yang masih rutin dijalankan cenderung kepada hari
hari raya besar saja, seperti 17’ agutus, Maulid Nabi, Isra’ Miraj, dan
beberapa acara karnaval yang pernah diadakan.
- Kegiatan pembangunan fisik
Dalam hal
kegiatan pembangunan fisik yang pernah dilakukan didaerah Rw 01 salah satunya adalah pembuatan Drainase
sepanjang lingkungan Rw 01. Menurut Bapak Anwar Nur, kegiatan ini sendiri
didanai oleh BKM pemerintah Bogor. Namun disisi lain, yang sangat disayangkan
adalah kegiatan kegiatan yang dilakukan diserahkan hanya kepada lembaga yang memiliki
program dan belum adanya keikut sertaan warga secara maksimal. Menurut beliau
tentang warganya, warga Rw 01 ini walau tidak banyak kegiatan yang rutin
dilakukan, namun warganya bisa dikatakan sangat antusianisme dan selalu ingin
ikut serta dalam beberapa kegiatan, memang kendala dari semua itu adalah tidak
adanya rencana program kegiatan yang terstruktur didalamnya, menurut beliau
lagi, itu dikarenakan karena kurang adanya rasa kesadaran ingin membuat program
kegiatan salah satunya dari pemuda setempatnya sendiri. Diakui memang dari segi
kepemudaan dilingkungan Rw 01 ini tidak adanya kegiatan Karang Taruna yang
berjalan. Karena banyak beberapa alasan yang menjadikan kegiatan kepemudaan
dilingkungan ini tidak ada. seperti banyak pemuda yang sudah bekerja dan jarang
saling bertemu dalam sebuah kegiatan, menurut bapak Anwar Nur, salah satu
kendalanya adalah karena belum ada wadah kepemudaan yang harusnya masih perlu
dibimbing oleh para pengurus Rw maupun Rt nya masing masing, dalam hal
penyatuan pemuda pemuda dilingkungan Rw 01 ini. Sangat disayangkan memang,
karena pemikiran pemuda yang selalu ingin mendapatkan income dari sebuah
kegiatan, menjadikan kegiatan kegiatan yang harusnya diisi oleh para pemuda
untuk warga dilingkungan Rw 01 ini tidak ada. dan dari segi pembimbingan untuk
kepemudaan juga belum ada.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar